Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Sabtu, 02 Februari 2013

survival mode

bagai dentuman sebuah keajaiban
belah pelangi tinggi di ufuk barat
hingga hilang terbang ke wan dibalik samudra
khatulistiwa
horizon penuh warana
jingga kelabu biru menghitam
aku terbangun dalam suasana dingin tinggi
membeku
mengeramkan setiap ujung jari tangan dan kaki
tapi aku bebas
lepas
berayak bersama udara dingin
kabut pekat tiap detiknya
aku bahagia

jalan licin tergelincir
berbatu
mandaki tebing curam terjal
keringat dan lelehan air hujan
menyatu dalam rasa asin yang sama
aku bebas
aku lepas
bukan bertahan hidup yang kurasakan
itu lah hidup
hidup yang sebenarnya

ketika ku terbangun pagi ini
tak kurasakan lagi dingin beku
yang kemarin
aku tau denyut kewajiaban harus kembali berdetak
survival mode mulai ku aktifkan kembali
bertahan hidup
dari rimbanya kenyataan
yang bhakan lebih kejam
dari tersesat d hutan belantara sendirian
.................

kau masa SIAL

bekejaran dalam sendiri
hialng dalam kelam
bersama batas waktu
umur ini
pembunuh ini
menikam dalam kelam
hadir tua yang kejam
zaman dan keadaan yang bengis
aku teriris
meringis
peidh
perih
sakit
aku ingin pulang
pulang kemasa ku bahagia
pulang kemasaku
bocah lugu
tawa suka
dam senyum rangkulan keduanya
rumah kecil pecnuh cinta
bahagia

apa ini karana uang saja
indikator sebuah bahagia
dunia bedebah sialan
hidup ini pesakitan

tak pernah ada pilihan
mati menjadi beban atas dosa
hidup siksa dengan keadaan saja

aku lelah........

Onani dengan alam

ku rangkul dalam jam karat
lapis onggokan urat nadir hitam legam
jalan tapak jajaki alam atas sisi
memori kosongkan ingin turut
larut dalam sejumbut pesan kosong
dalam dawai mentari pagi
setelah lalah bermasturbasi dengat penat harap
kembali hasrati ingini kembali ke alam
bersetubuh dengan tanah lekat becek berlumpur
berejakulasi seiring hembusan angin subuh tepi gunung
rasakan guyuran sperma hujan yang membuat addict
aku ingin itu lagi
hari ini
saat ini

Apa yang salah

apa yag salah dengan ketidak teraturan
apa yang salah dengan ketidak jelasan
apa yang salah dengan kegamangan
dan apa yang salah dengan tanpa harapan

lingkaran rantai melilit
jutaan cinta mnghimpit
meringis
mengoyak

apa yang salah dengan kesendirian
hanya mengrimku
kedalam kamar kecil  2x3 meter
di pojok nuoron otakmu
apa yang salah dengan itu?

salah hanyalah ilusi
ketika sistem value tak tercipta
hanya nilai, norma, krama,
dan
pada dasarnya hidup ini adalah
sebuah jalan panjang...
berujung ketika api ini mulai padam...

utuh

meretas jalan menuju keasingan
hati ini satu
lemah cinta tak berdetak
hilang nafas
gerak memucat
kau dan hilangku
aku dan nestafaku
apalah aku
aku sendiri
sepi jadi gontai
lemas menyeruak
beri aku sedikit pelukan
aku  ingin menjadi utuh...

Ada apa dengan ku

ini tidak menyenangkan
beban kembali manjadi acuan
apa yang ada dalam kepala ini
semuanya terasa menjadi masalah
penat menggerogoti
titpan kuasa tak lagi terasa
ada apa dengan tubuh ini
ada apa dengan pikiran ini
seakan ingin pergi jauh
namun terpenjara dalam sangkar
dan akhirnya hanya diam
tak menghasilkan
adan aku tau akan berdampak kesulitan
kerugian akan menjumpai ku esok
aku tau dan aku masih tatp sama
ada apa dengan ku hari ini...