Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Selasa, 21 Mei 2013

Ini Aku


bukan terikan-teriak revolusioner
perubahan
anti pengekangan
idealis
freedom
yang menjadikan wujud sadar diriku

bukan juga ide -ide beraroma retro
melodi-melodi bertema inggris sana
arak
whisky
atau pun inti sari

tidak..
aku bukan dentuman hasrat
untuk show off
dalam hasrat drum
gitar
terikan
atau kata - kata semangat
cacian
atau cinta
yang tak jelas

inilah aku
inilah sadar ku
pikir daksa
yang hanya aku bisa mengerti
tanpa transkribsasi orang lain
tanpa ingin berubah jadi muka orang lain

Minggu, 19 Mei 2013

Carpe Diem


kau tak uash berjaln cepat kawan
berhentilah dan menepi
iringi mimpi
dengan doa setulus hati
sabar dalam gerakan
tentukan arah berjalan
ingatkan ini dalam hati
"Carpe Diem"
"Carpe Diem"
"Carpe Diem"
Size your day
raih semua inginmu
karena kita hidup hanya hari ini
esok tak pernah ada
masa depan hanya rencana
karena kita ada hanya pada hari ini

masih disini


dan ternyata dia masih disini
tak pernah pergi
tetap tersimpan baik dalam hati
walau jutaan usaha tuk pergi
pada akhirnya
dia tetap disini
terpendam terus menerus
terikat terus menerus

takdir


takdir
yah...
selau saja seperti demikian
entah menjadikan sebagai alasan
tau meraka berkata itu sebuah suratan

yah takdir...

jelaskan semua itu kepadaku
dengan setiap kata yang sanggup ku mengerti
jelaskanlah dengan jelas
agar ku bisa paham
agar ku bisa mengerti
agar AKU bisa menerima
mepercayainya

biarku berjalan tanpa ada kepura-puraan lagi
tak gontai tanpa ada arah tujuan

agar aku bisa selamat dari diriku ini....

C.I.N.T.A


cinta itu indah
katanya..
kata orang...
orang yang mana tapi aku tak tahu
aku tak pernah tau
namun
aku percaya cinta itu akan selalu indah
meski hanya setahun, sebulan, sehari
atau sedetik
akan tetap indah
kan selalu menjadi alasan
untuk orang mencarinya
mencari cinta

yah C.I.N.T.A

dia


aku menunggu segurat wajah
diujung takdir
perempuan tercantik yang akan
menjadi teman, sahabat, partner
dan pendamping serta ibu
dari anak - anakku kelak
dia akan cantik, baik,sederhana
dia akan kuat, dewasa, dan penuh cinta
dia
memang dia
wanita baik yang masih terlalu absurd untuk
terlintas di otak ku saat ini

tuhan,
ku titipkan dia padamu sekarang
sampai kau percaya bahwa aku mampu
lantas kau kembalikan lagi kepadaku
hingga kau jemput lagi dia atau aku
nanti...

kau cinta


sedikit aroma embun fajar
kau bawa dalam kelembutan
dingin utuh menyeleuruh
bungkam aku
dengan mulut
dengan setiap kata cinta
mutiara padang rembulan
hati yang tertakjub
mencair
meleburakan juataan kasih
lembut
begitu lembut
dalam tautan kasih tulus
ya..
itu kamu
bidadari yang bercitrakan
dewi malam, siang, petang dan pagi
tak kan terukur dalam rotasi waktu
ya..
kau itu sejuk embun
bukan dalam skala detik yang membawa kesejukan
dirimu ada tiap microsecond-nya
ku lebih dari indahnya malam
lebih dari kesegaran angin pagi
karena ku tau
dan ku teramat tau
bahwa kau
jauh melebihi kata cinta itu sendiri

sejuk angin di subuh hari sabtu pagi


aku selalu rindu dengan harumnya angin di gajar pagi
pada setiap hembusannya yang lembut
damai...dingin membangkitkan memoriku
akan sejumput masa lalu mungkin
atau sebuah gambaran imajinasi
ilusi tentang sebuah dunia
namun..
begitu dekat..
aku begitu akrab
yang membuatku begitu rindu

subuh hari di sabtu pagi
masa..waktu..periode..
itu..yah itu...memang itu
yang membuatku begitu rindu
entah itu imajinasi
entah itu sebuah memori
entah itu hanya sebuah mimpi

yang jelas
aku ingin merasakan
aku ingin mencicipi
dengan nyata
dalam realitas
apa yang selalu membuatku rindu
yah rindu
rindu teramat
sejuk angin di subuh hari sabtu pagi...

Senja


dalam sekala penggalian sejarah
dentum momentum membagi diri
perjalanan panjang menuju keabadian
helaan nafas tersenggal dipenghujung hari
tua..renta..senja..
terhilang...menggelepar tertekan semua memori
dosa...laku...masa muda
lelah yang tinggal tersisa
ketika semua semangat
tenaga masa muda pergi tanpa pamit
membating pintu waktu
tanpa kunci
tergembok takkan mungkin terbuka kembali
hilang sudah
lenyap sudah
yang tertinggal
refleksi...cerminan keriput
dan rambut putih disekujur tubuh
yah...
kita tua...
kita menjadi renta
kita akan bertemu akhir cerita hidup ini
yah..
sejarah kita akan usai....

sabtu pagi


dalam rima sajak tanpa suara
henung belukar tanda seru
iring beriring angin kelabu
dalam lembah tertinggi
aku raskan damai
damai yang bertiup sejuk
rasa indah sabtu pagi
yang tak terlukis
hanya rasa yang sulit tergambar
rindu itu
rasa ini
sulit terdeskripsikan
nyiur melambai
sepoi - sepoi - sepoi
ah...
aku ingin rasakan itu lagi...