Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Selasa, 31 Desember 2019

Baru Dan Fana

Yang baru adalah fana
Laju persecond
Dedap merdap
Desir mengalir
Dan baru berganti
Manjadi lama
Manjadi tua
Manjadi usang
Yang baru adalah fana
Hilang aroma
Hilang rasa
Hilang kekagumannya
Yang baru adalah fana
Jadi
Apa itu baru?


Bogor, 1/1/20

Jumat, 04 Oktober 2019

Palsu

Ku pikir semuanya
Hanya masalah soal perut
Dan hasrat yang butuh dipuasi
Tidak
Ya kalian tidak bener benar peduli
Sekali lagi ku sebut
Semua ini hanya masalah perut
Dan hasrat yang butuh dipuasi
Ahh semuanya palsu
Membohongi otak diri
Mematut rupa
Agar terlihat mewakili halayak
Ahhh palsu...
Ujung ujungnnya hanyanya mengamankan perut sendiri
Dan
ketika ada teriakan
Mereka menyebutnya
hanya sekumpulan
anak bebek
berlagak sok jadi angsa
Berlagak kencang "kwek-kwek" nya
Mereka tak pernah peduli
Mereka antipati

Bogor (25/9/19)

Rabu, 12 Juni 2019

aku suci kalian sampah

aku adalah maha kuasa
titahku adalah absolut adanya
diriku suci
dan kalian hanyalah sampah
tak perlu bersusah payah menjadi baik
karena setiap gerak kalian hanyalah busuk
dan aku adalah suci
setiap pikir ku harus lah benar
buang jauh ide ide baik
karena kalian hanyalah sampah
dan aku adalah satu satunya yang benar
karena diriku adalah suci
kalian itu hanyalah sampah

(bogor, 29/nov/16)

asing

Kota ini berbeda
Setiap wajah terasa asing
Dan cinta
Yang dulu ku titip disini
Telah lama menepi
Menghilangkan gaungnya

Bogor 20/4/17

Genosida

Genosida
Dan semua rutinitas
Diacak acak
Dan sebuah dentuman
Pelan
Perlahan
Boooomm!!!
Tiba tiba ramai
Jeritan
Teriakan
Namun
Seketika hening
Seperti
Mati
Mulai menghampiri
Lanyap lah sudah
Semuanya
......
Bogor, 26/03/17

kembali menulis

buntu
aku jadi lemah
ideku melorot jauh
tak ada lagi tambahan yang baru
inspirasi serasa tak menghampiri
berbulan bulan teronggok
blog catatan tak terperhatikan
seperti sengaja tuk dilupakan
yang nyatanya selalu coba tuk diisi
namun alibi tak sesuai yang menghapusnya
ah
aku ingin menulis
kembali
bait bait kata
yang hanya gusti allah
dan aku yang mengerti

(bong, Bogor nov/29/16)

kita diawasi

Tindak tandukku diawasi
Ribuaan mata bengis sengaja mencari cela
Dikoreknya setiap luka
Dikobok-koboknya luka lama
Mereka hanya takut
Mereka hanya resah
Duduk nyamannya mulai terusik
Tidur berilernya terjaga
Atau borok basah mereka kah
Takut tersorot media
Dan seperti pemaksaan lama
Kata mereka sebagai firman bener
Haram digugat wajib diikuti
Kuasa ya mereka menjadi adidaya
Dan kami yang tersakiti
Dan kami yang terzolimi
Hanya menunggu waktu
Dan percaya bahwa namanya
Lebih besar dari secuil ambisi mereka
Wallohu a'lam bishowab...

 ‎27 ‎Mei ‎2017

kuyup parau

Aku memaknai hatiku gemuruh hujan
Kelabu yang menjadi kelam
Desar angin tak bersahabat
Hantam menghantam dengan pepohonan
Aku dalam pusaran badai
Amarah dan serbuan tusukan hujan basah kah hati?
Kuyup kah hati?
Dingin kah hati?
Dan aku masuk angin oleh guyuran paraunya perasaan

27 ‎Mei ‎2017

Ma De Boy

selalu saja dengki
dan jadi yang paling
harus terlaksana
peduli setan dengan mencela
bila mungkin membunuh pun jadi

selalu saja iri
memaksakan diri
tuk terus dipuji
menjadikan diri maha
mengubur rasa
dan haruskan diri berkuasa

selalu saja egois
menjilat ludah orang pun mau
mengumbar mulut bau
menyeru-nyeru kebusukan yg bukan dirimu
sedang diri sendiri adalah suci

selalu saja
dan selalu saja
tak bisakah jadi apa adanya?

Bogor, 15/nov/2016

pasrah

aku dan kesekian ribu
dalam jutaan
hela keinginan
namun tak terjadikan
pasrah?
setiap kalanya cerita
menghasilkan yang sama
tak berdaya?
menghasilkan tanpa
motivasi diri tuk pergi
melangkah jauh dan
menjabat tangan sebuah
tujuan
keingiinan menabrak
tembok-tembok batasan
keadaan menjadikannya remahan
niat tak terpenuhi dan
aku akan menjadi yang
sama

bogor (260716)

penat

aku hanya merasa lelah
deraan hari
penat dengan teriakan remaja
yang jiwanya hampir setengah gila
sepertinya aku tak sanggup
lelah menceramahai
lelah mendiktei
sedang ku coba berbagi namun tak tertanggapi

Sabtu, ‎27 ‎Mei ‎2017