keringat bau berlabuh menjadi satu
terinjak terperangkap pengap dan tak bisa bergerak
angin seakan tak pernah berkunjung atau singgah
kian hari semakin menjadi jijik
terguyur hujan saat si sepatu terendam
terbalut bersama kuku jari yang jarang dipotongi
oh sungguh...
kau berubah rupa berubah warna
tak harum lagi sejak seminggu kemarin
aku tertunduk bisu...
menerawang dan mencari-cari
pengganti tuk meng-coveri dirimu
numun tak ku temukan lagi
akhirnya ku paksakan kembali berlari mengarungi hari bersamamu kaos kaki
walau pun hitam legam tak tercuci
namun kau selalu dihati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar