Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Minggu, 25 Desember 2011

kaos kaki

keringat bau berlabuh menjadi satu 
terinjak terperangkap pengap dan tak bisa bergerak 
angin seakan tak pernah berkunjung atau singgah 
kian hari semakin menjadi jijik 
terguyur hujan saat si sepatu terendam 
terbalut bersama kuku jari yang jarang dipotongi 
oh sungguh... 
kau berubah rupa berubah warna 
tak harum lagi sejak seminggu kemarin 
aku tertunduk bisu... 
menerawang dan mencari-cari 
pengganti tuk meng-coveri dirimu 
numun tak ku temukan lagi 
akhirnya ku paksakan kembali berlari mengarungi hari bersamamu kaos kaki 
walau pun hitam legam tak tercuci 
namun kau selalu dihati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar