it's about the journey of my perspective throught the time... people called it a notes but it was not...
Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan
Jumat, 05 Oktober 2012
Lelah
atas nama semua kegamangan diri
aku tunduk manut
semua makna yang aku cari
semua butiran mimpi yang terus kucoba gapai
angan yang menjadikannya harapan
aku lelelah menjalaninya
lelah dalm lingkaran hidup yang sama
atas semua beban dan kenyataan hidup
yang tak pernah menyenengkan
aku atau tuhan itu kuasa
aku sadar hidup karenanya
aku ingin mencari mu tuhan
terlepas dari rasa lelahku
menjalani takdirmu
aku ingin menyelami cintamu dengan jauh
larut kedasar samudera kasihmu
jauh pergi dari tempat ini
beranjak menghilang dari peradaban
tuk berasimilasi secara lebih dekat dengan nafas cintamu
lewat pegunungan yang menjulang
lewat tanah hijau lapang
lewat lautan terbentang
lewat kesendirian yang menenangkan
karena aku ingin lari dari lelah ini......
meditasi diri
sadar ketika semuanya terasa semakin menyempit
hadir dan kehilangan
hanyalah sebuah rasa
rasa pribadi yang timbul hanya dalam diri sendiri
bukan faktor luar
bukan sebab dari luar
hanya diri sendiri yang hakiki
apa yang membuatmu cemas
ketika semua muncul hanya dalam diri ini
cinta rasa asa bahagia
sedih rintih sakit merana sengsara
ada karena kehendakmu
keinginanmu dan rasa dalam dirimu
aku mengerti
semakin paham
bahwa kesendirian hanyalah sebuah alasan
untuk lari dari diri sendiri
bukan dari orang lain.......
Sebuah Titik
Belum juga berakhir
setelah lari menepi
langkah yang mengiringi
imaji tetap mimpi
dan serangkaian pertanyaan
secuil jawaban tak terucap
Hening, dan tak bergeming
sebuah titik bicara
puluhan rantai surga tertawa
takdir tuhan akan tetap berjalan
namun,
selalu saja mencari alasan
kita tetap sama....
bahkan sejak zaman adam dulu
mungkin
pembawaaan ini akan seperti ini
hingga akhir nanti......
rendam rendaman tanya
rendaman tanya peluk dasar enggan lepas
lapukan kepingan hati membelit pertalian
tiga perempat keadaan
dari batas mimpi separuh atas kesadaran
aku berharap terguncang
sedemikian sekali terguncang akan tanda tanya
yang baru hadir
yang lalu berusaha tuk dihilangkan
namun tak pernah musnah
ketiak malam rendam amarah
asaku ragu menggerutu
apakah benar
apakaqh bisa
apakah harus berakhir sama
aku butuh dia
itu saja....
Langganan:
Komentar (Atom)