Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sampai Ke Alam Liar

sorak sorai pembeda mampir di sudut pikir
ekstraksi dari semangat supertramp
kemarin hari dan hari ini
yah...
visi untu bebas
lepas dari belenggu fisik
manipulasi ralitas
tanda tannya besar
dan anjir...pisan
merengkut semangat untuk sebuah kebebasan
absolut
lepas
tak mau bergantung
tak membodohi diri
"and right
who i was before
i cannot recall"
lepas bebas
menuju satu tempat
.......
into the wild

Sabtu Sore

sabtu sore dalam perspective ku
satu waktu yang terus ku tunggu
hingar seperti tahun baru
damai seperti hari fitri
masa yang hanya bisa diingat
entah kapan terjadi
tapi begitu dekat
begitu butuh untuk disentuh
kembali oleh ku
masa lalu kah
saat ini kah
atau bayang esok hari
yang ku tau
semenit yang begitu dekat
damai
dan aku ingin kan itu

Mengapa aku

mengapa selalu diriku
lagi dan lagi
aku dibodohi oleh keadaan
mengapa selalu diriku
tak pernah diberi pilihan
pilihan ku hanya untuk nurut
pada keadaan
yang dihiasi oleh perasaan tak nyaman
ah sial
sial....
apakah aku terlalu baik
apakah aku terlalu naif
apakah aku terlalu bodoh
apakah aku terlalu kekanak-kanakkan
hingga aku terlihat hanya bisa bergantung kepada orang lain
tunduk dalam irama permainan
yang beratas namakan situasi
ah
mengapa aku terus....ya tuhan
mengapa sikapku seperti ini
megapa kau sudutkan aku dalam keadaan seperti ini
berulang dan berulang kali
aku juga makhlumu
aku juga hambamu
aku tak ingin seperti itu terus
ya tuhan....

Entah Siapa

aku seperti berjalan
diatas tapak tapak teriakan
beriak tertawa geli
memandang aku dengan kecemburuan pada
rasa bosan yang semakin membunuh
aku terbaring diatas perapian
membunuh sedikit demi sedikit
sistem saraf empati diri
aku menjadi debu kosmik
debur bodoh
si pemuja kelakar konyol
yang bernama hasrat
yah kami menari dalam tarian
suka payah
membungkam setiap mata yang mengawasi gerak kami
aku membuat sebuah mimpi
mimpi atas pembunuhan keinginan
tak terjawab
menjadikan jebakan pemburuan
setan
hahaha mereka tertawa
di sisi gelap otak ini
kata berjalan
dengan
kelakar jelas
terngiang
jari ini menari dengan bebas
entah siapa yang menggerakan
entah siapa yang mimicu
entah siapa