diatas tapak tapak teriakan
beriak tertawa geli
memandang aku dengan kecemburuan pada
rasa bosan yang semakin membunuh
aku terbaring diatas perapian
membunuh sedikit demi sedikit
sistem saraf empati diri
aku menjadi debu kosmik
debur bodoh
si pemuja kelakar konyol
yang bernama hasrat
yah kami menari dalam tarian
suka payah
membungkam setiap mata yang mengawasi gerak kami
aku membuat sebuah mimpi
mimpi atas pembunuhan keinginan
tak terjawab
menjadikan jebakan pemburuan
setan
hahaha mereka tertawa
di sisi gelap otak ini
kata berjalan
dengan
kelakar jelas
terngiang
jari ini menari dengan bebas
entah siapa yang menggerakan
entah siapa yang mimicu
entah siapa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar