Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Senin, 11 November 2013

Bisik Tangan

sudah..sudah..sudah
kau berbisik sedikit demi sedikit
dalam serpihan
remah-remah realitas
aku bersanding dengan kegalauan
termat tak mengeri
menjadi sebua abstaraksi
yah kita buta
dalam setiap refleksi mata
kita tak atu apa sebenarnya
hanya kebiasaan yang jadi sebab
atau sedikit tuntutan
yang menjadi pemicu
ah...
kita ini telah mati
dari hasrat yang tak kunjung berakhir
yah benar kita
mati oleh hasrat itu sendiri
tak perlu untuk mengerti ocahanku kawan
sebaba kau pun hanya perantara
atas bisikan tangan yang ingin bicara

July ‎19, ‎2013, ‏‎9:50:52 PM

Tuli

aku tak sedang bicara tentang kehidupan
satu jalan menuju keabadian?
atau kematian yang ditakutkan!!
aku mencari inti dari tujuan
apa itu?
APA ITU?
seperti abstraksi dalam segenap pikiran
condong diriku dalam ketidak tahuan
kebingungan yang teramat
menjadi jawaban yang tak terjawabkan
apa seperti demikian terus
seperti terus itukah?
kurasa aku hanya bermain-main dalam pikiranku
berbincang tanpa wacana dalam otak ini
bicara dengan diri sendiri!!
terus..
terus..
dan terus...
kadang aku ingin tuli
dari mendengar suara dalam otak ini

‎July ‎11, ‎2013, ‏‎5:36:12 PM

Sabtu, 09 November 2013

Tempat itu

tak banyak yang kumimpikan
tak mewah yang kuinginkan
tak megah yang kucita-citakan
aku hanya ingin damai
sedamai tetesan hujan dipagi hari
sedamai hembusan angin sore
atau sedamai sabtu petang
pada tempat itu
tempat imajinasi
namun seperti dekat
melekat dalam memoriku

bawa aku kesana tuhan
bawa aku pada rasa yang selalu terlintas
bawa kau tuk mencicipinya dalam realitas
dalam alam nyatamu
karena aku hanya ingin itu...



‎Bandung, July ‎05, ‎2013, ‏‎6:34:53 PM

Tetes Hujan

seperti tetesan hujan
aku memikirkanmu dalam kesendirian
sepi..sendiri
yang merenggutku akan dirimu
pagi

pagi itu saat angin menerpa kita berdua
rintik gerimis mengiringinya
aku rindu gelak tawamu
dalam kecerian masa kecil kita
kita berdua
hanya kita berdua

tetes air hujan membawaku
pada jiwamu
yang takkan pernah bisa ku sentuh
kau berderai bersama tetesannya
dan ketenanganya

aku berlindung pada kehangatan
selepas datangnya dingin
dari basah
dari sejuk
dari rasa segar
yang kurindukan
serindu diriku padamu


‎Bandung, July ‎05, ‎2013, ‏‎6:27:10 PM

Kesepian

mungkin sudah puluhan tanya aku utarakan
jutaan rasa sendirian terus kurasakan
berkali - kali berungkali
leleh dan letih menjadi topik perbincangan
dengan diriku sendiri
yang jelas aku benar - benar kesepian
benar - benar butuh teman
kekasih
sahabat
mungkin keduanya
aku sudah terlalu bosan dengan diam
terus berdiskusi dengan isi kepala sendiri
terus berdebat dengan hasrat sendiri
aku benar kesepian
aku kesepian
sepi
sendiri
kesepian

Bandung, March ‎05, ‎2013, ‏‎8:56:12 PM

Itu disana

recehan
remah-remah
guguran daun
hembusan angin
gersang...
tandus..
rintih..
sakit..
keringat menetes..
tes..tes..tes..
setitik demi setitik
dan hujan
mengguyur
antara amarah dan berkah
sama saja
tiada beda
yah itu disana
samudra luas
bau asin menyerbak
dan jiwaku tenggelam di dalamnya


Bandung,‎ July ‎04, ‎2013, ‏‎4:13:08 PM

Takdir

takdir
yah...
selau saja seperti demikian
entah menjadikan sebagai alasan
atau meraka berkata itu sebuah suratan

yah takdir...

jelaskan semua itu kepadaku
dengan setiap kata yang sanggup ku mengerti
jelaskanlah dengan jelas
agar ku bisa paham
agar ku bisa mengerti
agar AKU bisa menerima
mepercayainya

biarku berjalan tanpa ada kepura-puraan lagi
tak gontai tanpa ada arah tujuan

agar aku bisa selamat dari diriku ini....

takdir
yah...
selau saja seperti demikian
entah menjadikan sebagai alasan
atau meraka berkata itu sebuah suratan

yah takdir...

jelaskan semua itu kepadaku
dengan setiap kata yang sanggup ku mengerti
jelaskanlah dengan jelas
agar ku bisa paham
agar ku bisa mengerti
agar AKU bisa menerima
mepercayainya

biarku berjalan tanpa ada kepura-puraan lagi
tak gontai tanpa ada arah tujuan

agar aku bisa selamat dari diriku ini....



Bandung, May ‎12, ‎2013, ‏‎3:32:57 AM