Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Sabtu, 09 November 2013

Tetes Hujan

seperti tetesan hujan
aku memikirkanmu dalam kesendirian
sepi..sendiri
yang merenggutku akan dirimu
pagi

pagi itu saat angin menerpa kita berdua
rintik gerimis mengiringinya
aku rindu gelak tawamu
dalam kecerian masa kecil kita
kita berdua
hanya kita berdua

tetes air hujan membawaku
pada jiwamu
yang takkan pernah bisa ku sentuh
kau berderai bersama tetesannya
dan ketenanganya

aku berlindung pada kehangatan
selepas datangnya dingin
dari basah
dari sejuk
dari rasa segar
yang kurindukan
serindu diriku padamu


‎Bandung, July ‎05, ‎2013, ‏‎6:27:10 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar