kini seperti manjadi apel senin pagi
diammu menjadi keharusan yang tak terbantahkan
berdiri menengadak kepada matahari pagi
tepat pukul 4.45
ketika surya sedikit mencium
puting tinggi pangrango sana
entah
entah apa yang kau pikirkan
hingga kegiatan ini menjadi seperti ritual bagimu
kau berkata
ini sarapan pagi
aku berucap
ini kelakuan konyol
konyol buang-buang waktu tidur, ku tambahkan
kau tak berkata
diam dalam syahdu
yang tak bisa kuretas dengan akal otakku
hingga kau membuka mata
dan kulihat guratan senyum kecil
sekatiaka aku mengerti
bahwa ini..
...
...
DAMAI.....
Bandung, June 16, 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar