aku menjadi individu yang berbeda
terbiasi terkurung dalam pikiran
tak tahu menahu tentang kehidupan
kenangan seperti buku panduan
menempatkanku pada zona nyaman
yang lekat tak bisa lepas
mencoba merealisasikan konsep pun
tak pernah berjalan dengan keinginan
detak lamban
aku berjalan pelan
tidak
aku hanya diam
pikiranku yang saja menganggap aku telah berlari
tapi ketika sadar
aku masih menyudut dalam sudut
tak jadi apa-apa
tak melakukan apa-apa
aku diasaingkan oleh pikiranku sendiri
Bogor, February 17, 2015
it's about the journey of my perspective throught the time... people called it a notes but it was not...
Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan
Rabu, 12 Agustus 2015
Teduhan
bukan sekedar teduhan
detik detik penuh arti
rintik hujan yang dikagumi
tangan peluk tak lekat hangat
namun jiwa dalam tautan menjadi jembatan
bukan sekedar teduhan
cerita mu yang membangkitkan kenangan
kita berkaitan tak bertautan
terik
tak menarik
dan ku lepaskan saja
selamat tinggal
Bandung, November 07, 2014
detik detik penuh arti
rintik hujan yang dikagumi
tangan peluk tak lekat hangat
namun jiwa dalam tautan menjadi jembatan
bukan sekedar teduhan
cerita mu yang membangkitkan kenangan
kita berkaitan tak bertautan
terik
tak menarik
dan ku lepaskan saja
selamat tinggal
Bandung, November 07, 2014
Sebatang Korek
tidak lah rembulan dalam wajah mu
tidak lah seperti telaga
yang jernihnya membuyarkan setapak cerita
kita dan purnama tak lagi menjadi saksi
disebelahan
dan kehilangan mulai menjadi biasa
bukan hutan
tak juga lautan
tempat kan tuk bersembunyi
atau berteriak
siapa? yang tak menjadi jelas
katika
dan pelangi pun tak akan pernah muncul lagi
hanyalah ilusi
terselubung
dan mati dalam pengemisan
mengemis sejumput kasih
harapan dalam sebatang korek
ketika terpejam
hilanglah bersama dingin malam
selamat jalan
dan bahagialah di sana
Bandung, October 31, 2014
tidak lah seperti telaga
yang jernihnya membuyarkan setapak cerita
kita dan purnama tak lagi menjadi saksi
disebelahan
dan kehilangan mulai menjadi biasa
bukan hutan
tak juga lautan
tempat kan tuk bersembunyi
atau berteriak
siapa? yang tak menjadi jelas
katika
dan pelangi pun tak akan pernah muncul lagi
hanyalah ilusi
terselubung
dan mati dalam pengemisan
mengemis sejumput kasih
harapan dalam sebatang korek
ketika terpejam
hilanglah bersama dingin malam
selamat jalan
dan bahagialah di sana
Bandung, October 31, 2014
Rindu
rindu itu adalah beban
tak akan sepasti senja kuning
saat dimana matahari dengan lembutnya berciuman dengan bulan
bukan,
tidak seperti itu
tak ada yang pasti dalam rindu
entah itu hanya kau
entah itu hanya dia
tak akan selembut kasih sayang ibu
ketika meneteki anaknya dipangkuan
rindu kabanyakan hanya akan diasosiasikan dengan rasa kesedihan
patah hati, galau, atau mengharap cinta yang tak kunjung datang
tak ada yang pasti dalam rindu
tidak juga sepasti fajar
ketika bulan kembali berangkulan dengan matahari
walau sepersekian detik saja
Bandung, October 21, 2014
tak akan sepasti senja kuning
saat dimana matahari dengan lembutnya berciuman dengan bulan
bukan,
tidak seperti itu
tak ada yang pasti dalam rindu
entah itu hanya kau
entah itu hanya dia
tak akan selembut kasih sayang ibu
ketika meneteki anaknya dipangkuan
rindu kabanyakan hanya akan diasosiasikan dengan rasa kesedihan
patah hati, galau, atau mengharap cinta yang tak kunjung datang
tak ada yang pasti dalam rindu
tidak juga sepasti fajar
ketika bulan kembali berangkulan dengan matahari
walau sepersekian detik saja
Bandung, October 21, 2014
Langganan:
Komentar (Atom)