tidak lah rembulan dalam wajah mu
tidak lah seperti telaga
yang jernihnya membuyarkan setapak cerita
kita dan purnama tak lagi menjadi saksi
disebelahan
dan kehilangan mulai menjadi biasa
bukan hutan
tak juga lautan
tempat kan tuk bersembunyi
atau berteriak
siapa? yang tak menjadi jelas
katika
dan pelangi pun tak akan pernah muncul lagi
hanyalah ilusi
terselubung
dan mati dalam pengemisan
mengemis sejumput kasih
harapan dalam sebatang korek
ketika terpejam
hilanglah bersama dingin malam
selamat jalan
dan bahagialah di sana
Bandung, October 31, 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar