Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Rabu, 12 Agustus 2015

Sebatang Korek

tidak lah rembulan dalam wajah mu

tidak lah seperti telaga
yang jernihnya membuyarkan setapak cerita

kita dan purnama tak lagi menjadi saksi
disebelahan
dan kehilangan mulai menjadi biasa

bukan hutan
tak juga lautan
tempat kan tuk bersembunyi
atau berteriak

siapa? yang tak menjadi jelas

katika

dan pelangi pun tak akan pernah muncul lagi
hanyalah ilusi
terselubung
dan mati dalam pengemisan
mengemis sejumput kasih

harapan dalam sebatang korek
ketika terpejam
hilanglah bersama dingin malam

selamat jalan
dan bahagialah di sana


Bandung, ‎October ‎31, ‎2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar