Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Jumat, 05 Oktober 2012

meditasi diri


sadar ketika semuanya terasa semakin menyempit
hadir dan kehilangan
hanyalah sebuah rasa
rasa pribadi yang timbul hanya dalam diri sendiri
bukan faktor luar
bukan sebab dari luar
hanya diri sendiri yang hakiki
apa yang membuatmu cemas
ketika semua muncul hanya dalam diri ini
cinta rasa asa bahagia
sedih rintih sakit merana sengsara
ada karena kehendakmu
keinginanmu dan rasa dalam dirimu
aku mengerti
semakin paham
bahwa kesendirian hanyalah sebuah alasan
untuk lari dari diri sendiri
bukan dari orang lain.......

Sebuah Titik


Belum juga berakhir
setelah lari menepi
langkah yang mengiringi
imaji tetap mimpi
dan serangkaian pertanyaan
secuil jawaban tak terucap
Hening, dan tak bergeming
sebuah titik bicara
puluhan rantai surga tertawa
takdir tuhan akan tetap berjalan
namun,
selalu saja mencari alasan
kita tetap sama....
bahkan sejak zaman adam dulu
mungkin
pembawaaan ini akan seperti ini
hingga akhir nanti......

rendam rendaman tanya


rendaman tanya peluk dasar enggan lepas
lapukan kepingan hati membelit pertalian
tiga perempat keadaan
dari batas mimpi separuh atas kesadaran
aku berharap terguncang
sedemikian sekali terguncang akan tanda tanya
yang baru hadir
yang lalu berusaha tuk dihilangkan
namun tak pernah musnah

ketiak malam rendam amarah
asaku ragu menggerutu
apakah benar
apakaqh bisa
apakah harus berakhir sama
aku butuh dia
itu saja....

Sabtu, 15 September 2012

Raja pandir tua


adalah raja pandir tua
berkelibat dalam diamnya
setelah sang purnama terbaring
sang buta dengan tongkat ditangan
meneggelamkan hasrat ingin sang raja dusta
hai kau penegndali angin
langkah seribu penuh arti
menutup diri dari pagi sepi

raja pandir tua dalam sabdanya
terkutuklah engkau purnama
mati lah engkau tata surya
leburlah engkau wahai kejora
tinggi diam kusut manggut nurut
apa dan menghilang sudah
dan kembali sang dusta terbaring
diam dalam peraduan lengan purnama
dalam kekal kutukan raja pandir tua


Kamis, 13 September 2012

Siapa ????


ku beranjak dari lelap ini
dan apa yang menjadi sebuah pertanyaan
segenap cerita menjadi tabu tuk terucap
hilang makna karena sebuah sebab
siapa diriku
siapa dirinya
hanya ilusi berkedok realitas yang jadi refleksi

semua semu
semua bisu
hanya helaan nafas kecil
dan menghilanglah sudah
kita ini debu
meraka itu pasir
dan hujan menghanyutkannya
terbawa arus jauh
hingga terbentur dinding tebal kerajaan neptunus

ahhh...

dan kita masih memakai topeng - topeng besi
hasil rekayasa kotak kecil bernama Televisi
dengan nyamannya membenturkan dengan hari
lantas....
siapa aku?
siapa kita?

Selasa, 07 Agustus 2012

Waktu adalah Pembunuh


rasakanlah ketika waktu membunuhmu
dia menggerogoti sistem saraf pusatmu
kesadaranmu
mental serta psikis yang membuatmu limbung
waktu yang bengis
membuaimu pada awal kau berpijak
dan tanpa sadar kau telah membuang kuota kesempatan
yang dia berikan

sang waktu yang bengis tertawa keras
ketika kau tertumpu pada sudut
mepet, terburu-buru, tergesa-gesa
hingga pada akhirnya kehabisan waktu

sakit akan terasa
pedih akan tercipta
dan kau akan masuk kedalam jurang kegagalan
kau tau kan artinya sebuah kegagalan
kekecewaan kesedihan dan penyesalan
berkolaborasi menjadi rasa sakit yang ampuh
untuk sekejap mata membenuhmu
hingga kau tak lagi tersisa kawan...

Kamis, 26 Juli 2012

History Company "MATI"


kau tahu teman sebuah kisah yang paling menarik dari suatu kumpulan
adalah kehancurannya
berawal dalam satu tujuan yang sama
meraih berarti tuk merangkul subah harapan yang sama
indah
teramat indah tuk dibayangkan
sebuah cerita panjang yang menarik kan terukir
dalam genggaman tangan
asta daksa menjadi satu utuh menyatu
namun
semua berlari dalam lingkaran berbeda
jiwa yang utuh berpencar berpendar
kedalam spektrum egoisme masing-masing
dan kemudian
kita menghilang kawan
kita terpisah kawan
kita tak lagi sejalan kawan
yang kutanyakan kemana kita yang dulu
tawa menjadi satu
bosan mangaduk dalam pergumulan satu
kini itu menjadi bisu
sejarah kosong kenangan yang takan kembali
dan....
akan kah ini sebuah akhir?????