Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Kamis, 30 Juli 2015

Bidadari Kecil

ketika kau bukakan mata
hanya satu yang kuharapakan
engkau kan selalu bahagia
ku harap senyummu kan selalu indah
ku harap tawa mu kan selalu bawa keceriaan
kau si cantik mungil
dalam balutan celoteh nakal
menangis tiapa saat
merengek tiap detik
tak mengapa karena ku makluminya
dan terus sepanjat doa ku terus minta
harapku untuk bisa terlaksana
lindungi dia dalam jalan hidupnya esok
karena ku mengerti
tanganku takkan selamanya bisa merangkulnya
kau bidadari kecil
ingatku ketika kau telah tumbuh dewasa

Bogor, July ‎28, ‎2014

Kagum

senja biru dalam pembaringan
ketika petang tenggelam
dan fajar esok menyingsing
kau temukan jejak baru
nan panjang elok
indah tiada terukir
jejalan waktu kan merubahmu
namun jangan risau
kau mampu
kau kuat
dan kaut hebat
jejaki pengalaman
setapak demi setapak
hingga kau berada di puncak
aku tahu kau kan bahagia
jelas tawa indah itu
dan senyum sumringah itu
akan membimbingmu dalam kedamaian
engkau bahagia
engkau mempesona
engkau berharga
dan aku berterima kasih pada tuhan
karena dia telah lahirkan

kamu


selamat ulang tahun
cinta

Bogor, July ‎28, ‎2014

Ini Disebut Gelap

ini disebut gelap
dalam pekat
menggelapar terikat
kuat
dan rasa sakit yang terasa
bernanah
membuihkan kemalangan
sajak penderitaan mengalun
harapan penerima berterbangan
menghilang diterpa tornado kemarin
wajah wajah bengis
tangis tangis mengiris
jeda mengaduh dalam keluh

ini disebut gelap
perih tak terperi
akal menggila
jiwa menghilang
dan kebahagiaan punah

ini disebut gelap
tempatmu disudut ujung hati ini
meronta-ronta
mencoba untuk menguasai

Bogor, July ‎20, ‎2014

Tumbuh Berbeda

kita terbahak bersama - sama
tanapa sadar waktu melawati kita
kita tumbuh besar
entah itu bisa disebut tumbuh bersama
yang ku tau kita tak lagi sama

jalan - jalan kecil hidup mulai kita pilih
entah terencana atau insiden semata
yang ku tau kita mulai berubah
dunia merubah kita
waktu mempertajamnya

kita berbeda
kita tak lagi sama
celotahan kecil dulu
kini telah usang dan tak menarik lagi

selamat jalan aku, kalian, kita
sampai jumpa di kehidupan masing-masing
yang ku harap tanpa kesombongan didalamnya

‎Bandung, July ‎13, ‎2014

Jalan Tersingkat

sedetik kusadari
bahwa semua ini harus di akhiri
hari-hari malas
kerja otak yang tak cerdas
tawa - tawa bodoh tak bermanfaat
cobalah tafakuri diri
akhiri semua pemalingan diri
mencoba untuk mendengar
tanpa harus terus menerus lari

ya

tampaknya jalan itu yang harus dipilih
jalan tersingkat
untuk mengurangi penderitaan
haruskah
walau masih ada ragu yang terasa
ragu untuk hari esok kelanjutannya

Bogor, ‎July ‎02, ‎2014

Siapa Kau

sosok...
aku melihat sosok sosok lain
berkeliaran dengan cepat
dibawah alam sadarku
aku meliahat banyak sekali
wajah wajah bertebaran
dari sudut kesudut
dalam isi pikiranku

mereka bergerombol
tertawa-tawa
merintih rintih
marah marah
bahkan ada yang diam
mematung seakan mati

apa yang sebenernya terjadi
aku tertawa mereka terbahak
aku menangis mereka merintih
aku melihat diriku dalam mereka
atau kah aku bagian dari mereka
lantas siapa aku ini?

Bogor, June ‎22, ‎2014

Ritual Pagi

kini seperti manjadi apel senin pagi
diammu menjadi keharusan yang tak terbantahkan
berdiri menengadak kepada matahari pagi
tepat pukul 4.45
ketika surya sedikit mencium
puting tinggi pangrango sana
entah
entah apa yang kau pikirkan
hingga kegiatan ini menjadi seperti ritual bagimu
kau berkata
ini sarapan pagi
aku berucap
ini kelakuan konyol
konyol buang-buang waktu tidur, ku tambahkan
kau tak berkata
diam dalam syahdu
yang tak bisa kuretas dengan akal otakku
hingga kau membuka mata
dan kulihat guratan senyum kecil
sekatiaka aku mengerti
bahwa ini..
...
...
DAMAI.....


‎Bandung, June ‎16, ‎2014