Lihat, Baca, Nikmati, Muntahkan

Selasa, 10 Juni 2014

Kebal Bebal

berikan aku kedamaian
dalam sudut sempit ini
ketidak adilian
hanya jadi mesin tusuk
menyakitiku
oleh ganasnya keadaan
berikan aku pengertian
bahwa tiada yang sempurna
dalam ilusi ini
dalam larut ini
tawa senyum
jadi bulatan palsu
kini aku terkapar
disudut lelah
menunggu akhir
jalan ini
dosa yang terus terurai
aku salah
aku bodoh
namun tak kuasa untuk tidak jadi bebal
dalam sadar untuk menayadari
bahwa kau salah
sudahkah itu sudah
aku bicara dengan pikiranku
dan aku kalah oleh
nafsuku

Bandung,  ‎February ‎27, ‎2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar